Republiktv- Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Hotel Grand Tan, Kecamatan Gambut, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan Pilkades Serentak 2026 sekaligus wujud komitmen bersama untuk menciptakan pelaksanaan pemilihan kepala desa yang aman, tertib, damai, dan demokratis menjelang hari pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026.
Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, mengajak seluruh calon pambakal untuk menjunjung tinggi etika politik serta mengedepankan persaingan yang sehat dengan menawarkan visi, misi, dan program kerja yang berpihak pada kemajuan desa.
Ia menegaskan bahwa setiap peserta Pilkades memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan masyarakat dan menghindari berbagai tindakan yang berpotensi memicu konflik di tengah proses demokrasi desa.
“Hindari cara-cara yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” tegas Habib Idrus.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung aman, lancar, tertib, dan demokratis sehingga mampu menghasilkan kepala desa yang amanah serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang amanah, mampu melayani masyarakat dengan baik dan berkontribusi dalam mewujudkan kemajuan desa serta pembangunan Kabupaten Banjar,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak, baik peserta maupun pendukung, dalam menjaga situasi tetap kondusif selama proses Pilkades berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pilkades tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga ditentukan oleh kedewasaan seluruh calon beserta tim pendukung dalam menjaga ketertiban dan keamanan.
“Kami ingin ada komitmen bersama agar penyelenggaraan pemilihan pambakal berlangsung damai tanpa menimbulkan konflik. Masing-masing calon bertanggung jawab terhadap pendukung dan partisipannya untuk menjaga kedamaian serta kelancaran pelaksanaan pemilihan pambakal,” ujarnya.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar, M. Hafizh Anshari, menjelaskan bahwa deklarasi damai merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pilkades Serentak 2026. Melalui deklarasi tersebut, seluruh calon menyatakan komitmen untuk menerima hasil pemilihan secara sportif serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Melalui deklarasi ini, seluruh calon juga berkomitmen mengendalikan tim sukses maupun para pendukung agar tetap menjaga suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung,” katanya.
Pada Pilkades Serentak Tahun 2026, pemilihan pambakal akan dilaksanakan di 20 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Banjar, dengan diikuti 62 calon pambakal.
Kegiatan deklarasi ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan naskah deklarasi damai oleh seluruh calon pambakal sebagai simbol komitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 tetap berlangsung aman, damai, dan demokratis, demi terciptanya stabilitas serta kemajuan desa di Kabupaten Banjar.

