Sekolah Rakyat di Banjarbaru Dinilai Layak dan Jadi Harapan Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu
republiktv,- Sekolah Rakyat yang berlokasi di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan, Jalan Trikora, Banjarbaru, mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Penilaian tersebut disampaikan saat kunjungan ke fasilitas pendidikan tersebut, Senin (5/1/2026) pagi.
Dalam peninjauan itu, fasilitas Sekolah Rakyat dinilai sangat layak dan mampu menunjang proses belajar mengajar bagi para siswa. Pemerintah daerah pun mendorong peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan semangat belajar yang tinggi serta tekad kuat dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Farhanie serta Kepala Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan Rifki Hakim. Sejumlah ruang kelas tingkat SMP dan SMA ditinjau langsung, dengan jumlah siswa di setiap kelas berkisar 20 hingga 25 orang. Saat ini, Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan menampung total 125 siswa putra dan putri.
Sekolah Rakyat merupakan program kolaborasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi bersama Kementerian Sosial yang telah hadir di 166 titik di seluruh Indonesia. Program ini menyediakan layanan pendidikan dari jenjang SD hingga SMA, dengan kurikulum yang mencakup IPS, IPA, pendidikan agama, serta mata pelajaran berbasis teknologi seperti koding dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Di sela peninjauan, suasana akrab terlihat saat pimpinan daerah menyapa para siswa dan menanyakan asal daerah mereka yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Keberadaan Sekolah Rakyat disebut sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Selain meninjau fasilitas, para siswa juga mendapat motivasi mengenai pentingnya pendidikan dan nilai moral dalam kehidupan. Nilai berbakti kepada orang tua ditekankan sebagai salah satu fondasi utama dalam meraih kesuksesan di masa depan.
Kunjungan diakhiri dengan kebersamaan saat menyaksikan para siswa makan siang bersama sekitar pukul 12.00 WITA, mencerminkan suasana kekeluargaan yang terbangun di lingkungan Sekolah Rakyat.
Sementara itu, salah seorang siswa Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan, Ahmad Hafizuddin (12), mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan kembali mengenyam pendidikan setelah sempat terhenti akibat kehilangan kedua orang tuanya. Anak asal Desa Pesayangan, Martapura, yang kini berstatus yatim piatu tersebut mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Sekolah Rakyat.
“Ulun paling suka pelajaran Bahasa Indonesia. Terima kasih karena adanya Sekolah Rakyat ulun bisa sekolah kembali,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Program Sekolah Rakyat kini menjadi harapan baru bagi anak-anak yang terhambat pendidikannya akibat keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga. Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupaya memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang setara untuk menggapai cita-cita, meski harus melalui perjalanan hidup yang tidak mudah.
