Advertorial Kalimantan Selatan NARASI

Gubernur Kalsel Lantik 292 Pejabat, Tekankan Digitalisasi dan Evaluasi Kinerja

Gubernur Kalsel Lantik 292 Pejabat, Tekankan Digitalisasi dan Evaluasi Kinerja

republiktv,- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, resmi melantik sebanyak 292 pejabat yang terdiri dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (6/2/2026). Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 200 orang merupakan Pejabat Eselon III (Administrator), 85 orang Pejabat Eselon IV (Pengawas), dan 7 orang Pejabat Fungsional.

Dalam arahannya, Gubernur Muhidin menekankan pentingnya penerapan digitalisasi dalam pelayanan publik sebagai respons terhadap tantangan perkembangan zaman. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan pola kerja yang lebih efektif, terarah, dan berbasis data.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh pejabat di lingkup Pemprov Kalsel agar menyiapkan data yang lengkap, sehingga pekerjaan dapat lebih terarah. Kami juga mengharapkan SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat melaksanakan digitalisasi pelayanan agar masyarakat benar-benar terayomi,” ujar Muhidin.

Selain itu, Muhidin berpesan agar para pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan profesionalisme, meski dihadapkan pada dinamika birokrasi dan perubahan lingkungan kerja.

“Bekerjalah dengan baik. Jika ada yang merasa kurang berkenan dengan pelantikan ini, mohon disenangi dulu dan terus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dalam menghadapi tantangan ke depan,” pesannya.

Gubernur juga menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik akan menjalani masa evaluasi selama enam bulan ke depan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan optimalisasi pelaksanaan program pembangunan dan kualitas pelayanan publik.

“Kita akan lakukan evaluasi hingga enam bulan. Jika hasilnya sangat baik, bisa kita pertahankan. Namun jika kurang baik, bisa kita turunkan atau dinonjobkan,” tegasnya.

Muhidin berharap para pejabat yang baru dilantik mampu memperkuat kinerja pemerintahan daerah dengan menjunjung tinggi disiplin, integritas, dan profesionalisme demi mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih maju.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan, Noryadi, menjelaskan bahwa pelantikan ini bertujuan untuk mengisi jabatan melalui mekanisme promosi, mutasi, dan pengukuhan.

“Sebanyak 292 pejabat yang dilantik hari ini terdiri dari Pejabat Eselon III, Eselon IV, dan Pejabat Fungsional,” jelas Noryadi.

Ia menambahkan, dalam pelantikan tersebut terdapat dua jenis Surat Keputusan (SK) yang digunakan. Selain SK Gubernur, terdapat pula SK dari Menteri Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, khusus bagi pejabat di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk jabatan yang berdasarkan SK Mendagri, Gubernur hanya melantik, sementara kewenangan penetapannya berada di pemerintah pusat. Sedangkan pejabat lainnya ditetapkan langsung oleh Bapak Gubernur,” pungkasnya.

Sumber: MC Kalsel

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *